Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

Pakai Mobil Dinas, Oknum PNS Berbuat Asusila

Pakai Mobil Dinas, Oknum PNS Berbuat Asusila

Oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Provinsi Kalimantan Timur memakai mobil dinas untuk berbuat asusila bersama seorang wanita muda di sebuah hotel di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Mobil "pelat merah" milik Pemerintah Provinsi Kaltim berjenis Kijang Innova warna perak ditemukan di hotel tempat mereka berduaan. Hal ini terungkap dalam razia yang dilakukan oleh Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja Kota Samarinda, Rabu (12/10/2011).

Razia dimulai tepat pukul 15.00 Wita, dimulai dengan instruksi yang diberikan langsung Kepala Kantor Satpol PP Samarinda di halaman Kantor Satpol PP. Razia ini juga menyertakan personel TNI, kepolisian, dan Polisi Militer.

Lokasi pertama yang disasar petugas gabungan adalah karaoke Inul Vista di Jalan Shirad Salman. Di tempat ini petugas mengamankan seorang PNS berseragam lengkap sedang berkaraoke berdua dengan seorang wanita yang bukan pasangan sahnya.

Kepada petugas, ia mengakui yang bersamanya bukanlah pasangan resminya, dan ia adalah salah satu pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Samarinda. Pasangan ini diamankan karena tertangkap bolos di jam kerja dan tidak dapat menunjukkan kartu identitas.

Dari tempat ini pula, petugas mengamankan beberapa remaja yang tidak dapat menunjukkan KTP. Semua warga yang terjaring razia dinaikkan ke truk Satpol PP.

Razia kemudian dilanjutkan di Hotel Crystal, Jalan Sentosa. Di tempat ini petugas berhasil mengamankan dua pasangan asusila. Tiga di antaranya menggunakan seragam lengkap PNS. Di kamar pertama Hotel Crystal, petugas merazia seorang oknum PNS yang sedang berduaan dengan seorang gadis muda, termasuk ditemukan mobil dinas yang mereka gunakan.

Setelah itu, petugas mendatangi Gang Nikmat di Jalan Sentosa. Di tempat ini petugas tidak menemukan pekerja seks komersial (PSK) yang sedang beroperasi.

Kepala Kantor Satpol PP Kota Samarinda Ruskan mengatakan, razia ini adalah kegiatan rutin bulanan yang sudah diagendakan Satpol PP Kota Samarinda. Diharapkan razia ini dapat menciptakan ketertiban dan keamanan di Kota Samarinda.

Sumber :

Solo akan Punya Hotzone Terpanjang di Indonesia

Kota Solo akan semakin memanjakan warga dan pengunjungnya dalam hal layanan internet. Dalam waktu dekat, di kota yang tak pernah tidur tersebut akan terpasang fasilitas area akses internet tanpa putus hotzone gratis sepanjang 10 km di jalan protokol. tersebut tercatat sebagai yang terpanjang di tanah air.

Fasilitas yang dipasang dari kawasan Kleco hingga Kawasan Panggung tersebut akan berada di area Jalan Slamet Riyadi, Jalan Sudirman, dan Jalan Urip Sunoharjo. Penyedia layanan itu adalah PT Indomaya Wira Sejahtera yang bekerjasama dengan Pemkot Surakarta.

"Pemasangannya akan dimulai pada November di lima titik dan hingga akhir tahun ditargetkan pemasangan hotzone di 40 titik bisa diselesaikan. Setelah semua terpasang sepanjang 10 km akses internet itu bisa dilakukan tanpa terputus," Direktur PT Indomaya Wira Sejahtera, Anton Wirawan, kepada wartawan di Solo, Selasa (11/10/2011).

Dijelaskannya pula, dengan hotzone pengguna internet bisa berpindah posisi tanpa harus terputus koneksi internet, meski telah menggunakan access point yang berbeda. Hal tersebut tentunya berbeda dengan hotspot yang akan terputus jika berpindah titik.

Anton mengatakan fasilitas hotzone 10 km tanpa putus itu bisa dinikmati masyarakat lima tahun. Sedangkan dana yang dikeluarkan pihaknya untuk pengadaan dan memasang semua peralatan itu mencapai Rp 1,2 miliar yang berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan tersebut.

Bandwith yang disediakan oleh PT Indomaya Wira Sejahtera untuk hotzone sepanjang 10 km tersebut mencapai 5 Mbps. Namun untuk menghindari persoalan dengan para penyedia jasa warnet, setiap laptop hanya akan dibatasi paling lama 2 jam per hari mengakses menggunakan hotzone.

Kepala Dinas Kominfo Pemkot Surakarta, Enny Tyasni Susana, mengharapkan hotzone terpanjang di Indonesia akan semakin menunjang fungsi hotspot yang sebelumnya telah dipasang di sejumlah titik di tempat-tempat strategis di Solo. Selain itu keberadaan hotzone juga diharapkan membuat wisatawan di kota Solo semakin nyaman.

Sumber :

Kamis, 29 September 2011

Burgerkill Ukir Sejarah Terbesar Lewat Konser Venomous Alive

Akhirnya konser tunggal Burgerkill “Venomous Alive” sukses bergulir. Tepatnya hari Sabtu (24/9) kemarin, band metal yang digawangi oleh Vicky (vokal), Eben (gitar), Agung (gitar), Ramdhan (bass) dan Andris (drum) ini memuaskan ribuan penonton mereka di “kandang” mereka Stadion Siliwangi Bandung.
Mengusung tajuk konser tunggal, panggung BK yang satu ini memang jauh lebih spesial disbanding panggung mereka lainnya. Dengan panggung besar, dekorasi dan sound system yang mumpuni serta stadion yang mereka daulat sebagai venue jelas memperlihatkan totalitas yang coba mereka persembahkan bagi penggemarnya. Terlebih lagi konser ini digelar di kota asal mereka, Bandung. Di mana konser metal nggak lagi “ramah” seperti dulu. Faktor keamanan membuat panggung metal di kota kembang tersebut cukup sulit digelar menjadi acuan Eben cs untuk memberikan sebuah pembuktian jika nggak ada yang harus dikhawatirkan dari Burgerkill, panggung metal dan massanya.
“Sudah beberapa tahun belakangan ini kami (Burgerkill) cukup sulit untuk manggung di kota sendiri (Bandung). Kebetulan kali ini ada kecocokan antara perijinan, sponsor dan juga album Venomous yang baru rilis yang coba diaplikasikan ke dalam konser tunggal ini. Berharapnya, ini akan menjadi sebuah pembuktian dari BK dalam menunjukan bahwa kami baik-baik saja, begitu juga dengan para pendengar kami yang akan menunjukan sebuah situasi yang aman. Bermain di kota sendiri dengan kapasitas yang besar, pastinya konser ini adalah sebuah mimpi yang menjadi nyata,” ujar Eben kepada Hai Online beberapa waktu lalu.
Konser yang berjalan selama dua setengah jam ini pun juga menyuguhkan aksi-aksi yang berbeda dari panggung BK seperti biasanya. Selain menyuguhkan aksi yang berenergi, BK juga turut menyematkan sebuah sisi emosional terdalam mereka terhadap vokalis terdahulu, alm. Ivan Scumbag. Rekaman video tentang Ivan diputar di layar besar digital sisi panggung dan membuat semua yang ada di sana teringat oleh sosoknya. Nggak lama kemudian, Vicky sang penerus memainkan lagu Tiga Titik Hitam dengan piano yang disusul oleh Fadly Padi yang juga naik ke atas panggung menyanyikan lagu tersebut. Sangat emosional, hingga terlihat beberapa penonton di antaranya ikut bernyanyi sambil menitikan air matanya.
Aksi spesial lainnya pun turut datang dari para personil BK di mana masing-masing menunjukan tajinya lewat sesi solo dari masing-masing instrument andalannya. Nggak hanya sekedar menyuguhkan lagu-lagu metal dengan kompak, lewat sesi ini pun BK juga menunjukan jika semua materi yang ada muncul dari skill mereka yang mumpuni. Nggak heran jika ribuan penonton yang ada nggak ragu untuk memberikan tepuk tangan meriah dari setiap aksi solo yang juga diiringi oleh Adam “Koil” lewat turntablenya. Keren!
Dan dari rangkaian konser tersebut, kolaborasi antara BK dan Arian13 “Seringai” menjadi penutup yang sempurna. Lagu Atur Aku yang dimainkan sukses membuat koor panjang dan circle pit besar di sisi kanan dan kiri penonton. Keren!
“Begundal, terima kasih telah datang dan bersenang-senang bersama kami di sini. Dari semua yang telah dilalui, ini adalah pencapaian terbesar untuk Burgerkill. Terima kasih telah menjadi bagian dari sejarah terbesar dari kami!” ujar Vicky dari atas panggung mewakili rekan band lainnya.
Pastinya konser tersebut akan menjadi sebuah kenangan tersendiri bagi para personil, pendukung dan juga ribuan penonton yang ada di sana. Lewat konser yang tersaji dengan aman ini, BK juga berhasil membuktikan jika nggak ada yang dikhawatirkan dari Burgerkill dan konser metal itu sendiri. Keep smokin’ metal!
Daftar lagu :
Age Of Versus
Under The Scars
Through The Shine
Penjara Batin
Shadow Of Sorrow
House Of Greed
Rendah
For Victory
My Worst Enemy
Darah Hitam
Angkuh
We Will Bleed
Tiga Titik Hitam feat. Fadly “Padi”
Only The Strong
Atur Aku feat. Arian 13 “Seringai”

Show Off Air, Delia Tak Bawakan Lagu Ecoutez

Keputusan Delia untuk mundur dari band Ecoutez rupanya sudah mendapatkan dukungan dari sang kekasih, bahkan kini Delia juga bersiap untuk meretas karir solonya.
"Dukung kok dia, kalo aku rasa itu yang terbaik, dia dukung. Kemarin karena stripping juga gak terlalu sering ketemu. Seneng aja sih, aku balik akting, karena bisa nyalurin lagi bakatku. Punya teman-teman baru, di lokasi juga seru. Tapi kalo soal nikah, ya ntar aja deh, secepatnya. Karir dulu yang pasti," jelas Delia.
Delia yang dihubungi via telepon, Kamis (29/9) mengaku bahwa dirinya juga sedang membuat lagu untuk solo karirnya, bahkan Delia sudah mengisi beberapa jadwal show off air, di mana bulan depan dirinya akan melakukan show di 10 kota.
"Lagu solonya masih proses. Di tiap show aku gak bawa lagu Ecoutez, aku bawain lagu orang yang di aransemen baru. Seperti lagunya Katy Perry, Bruno Mars, Rossa, Titi DJ, Vina Panduwinata," pungkasnya

Sumber :

Kamis, 25 Agustus 2011

Alasan Drive Pilih Takaeda Gantikan Anji

JAKARTA - Mencari vokalis baru diakui grup band Drive bukan persoalan yang mudah. Namun kini Drive telah mendapatkan Takaeda pengganti Anji. Kira-kira apa yang membuat Drive jatuh hati pada vokalis ini?

“Kita enggak lagi mikirin soal musik, tapi sekarang dalam pencarian vokalis kita benar-benar mikir untuk kedepannya kayak nantinya dia akan sombong atau enggak, cocok atau enggak. Kita cari yang berpotensi untuk menjadi teman dekat kedepannya dan kita juga mikir kira-kira nanti dia mau solo karir atau enggak,” terang Budi saat berbincang dengan okezone, Selasa (23/8/2011).

Menurut gitaris Drive ini, perpecahan dalam sebuah band bukan hanya terjadi karena musik yang sudah tidak sejalan lagi, namun juga karena ada ketidakcocokan dengan personilnya.

“Karena kita mengalami banyak banget hal yang terjadi kemarin. Kita ngeliat sekarang bukan lagi karena musik. Banyak yang bisa terjadi kayak gontok-gontakan yang enggak jelaskan makanya cari yang bener-bener cocok secara personal,” ungkap Budi.

Sepertinya ada rasa trauma?

“Bukannya trauma sih, jadinya kita pengen bikin sesuatu yang lebih jelas aja. Mendingan kita list apa kelebihan dan kekurangan. Kita logis aja waktu memilih mereka kemarin itu,” ungkapnya.

Sumber :

Dewi Persik 'Kawin Siri' dengan Posan

JAKARTA - Dewi Persik diam-diam sedang mempersiapkan Kawin Siri dengan mantan personel Kotak, Posan.

Tapi tunggu dulu, Kawin Siri yang dimaksud ini adalah sebuah single yang akan dikeluarkan oleh Dewi Persik setelah Lebaran dan Posan bertindak sebagai pencipta sekaligus produser lagu tersebut.

"Sebenarnya ada dua lagu yang aku buatin untuk Dewi Persik, Kawin Siri dan Bayangan, punyanya Iram U-Camp. Ini juga enggak lepas dari mas Dhani, dia kasih kepercayaan ke aku untuk garap singlenya Dewi Persik. Tadinya sih yang mau dikeluarin duluan yang Bayangan, tapi mas Dhani bilangnya yang Kawin Siri saja," beber Posan kepada okezone di Aksen Studio, Pinang Ranti, Jakarta, Rabu (24/8/2011).

Untuk musiknya sendiri Posan mengatakan bahwa lagu tersebut lebih bernuansa rock, namun ada sedikit sentuhan Arabian atau musik Timur Tengah.

"Nuansa distorsinya ada, karena tipe vokalnya dia itu rock, tapi ada warna musik Arabian ada juga di sana, karena yang aku tahu seorang Dewi Persik itu kan jogetnya bagus. Jadi itu jangan dilewatkan. Menurut aku sih enggak dangdut, lebih ke Arabian rock," ungkap drummer 'Winner' ini.

Dewi Persik menjelaskan, lagu Kawin Siri mengandung banyak pesan moral. Sebagai mantan pelaku nikah siri, artis yang akrab disapa Depe itu hendak mengajak para perempuan supaya menolak kawin siri.

"Jadi buat para perempuan jangan mau dikawin siri. Kawin siri itu enggak dapat apa-apa," pesan Depe.

Sumber :

Batok Kepala Utha Likumahuwa Akan Ditutup Titanium

JAKARTA - Upaya menggalang dana guna kesembuhan legenda hidup Utha Likumahuwa terus dilakukan para artis.

Tadi malam di FX Center, Jakarta Selatan, acara yang bertemakan ‘Charity Night Melody for Utha Likumahua’ dimeriahkan penyanyi Memes, Oddie Agam, Iis Sugianto, Tompi, Glenn Fredly, Mus Mudjiono, Rida ‘RSD’, Adjie Soetama, serta presenter Iwel 'Democrazy'.

Acara sampai pukul 22.00 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp15 juta. Sudah beberapa kali teman Utha sesama musisi maupun di luar musisi terus tanpa henti berupaya mendukung Utha secara moril maupun materil. Demi kesembuhan si pelantun Puncak Asmara itu.

Rencananya, Utha akan kembali menjalani operasi di kepala pada 8 September nanti. Tengkorak kepalanya akan ditutup titanium.

“Bang Utha masih terapi untuk gulanya biar normal. Dia masih perlu operasi lagi buat nutup batok kepala sama titanium, batok kepalanya sudah enggak bisa dipakai lagi,” tutur Adjie Soetama.

Masih dalam proses penyembuhan, Adjie mengaku tak kuat menahan kesedihan melihat kondisi Utha.

“Saya enggak berani lihat, sebenarnya bang Utha sudah bisa pakai kursi roda, tapi takut kepalanya kena debu atau virus,” tuturnya lagi.

Debbie istri Utha sempat menceritakan awal sakit suaminya itu berawal tiga bulan sebelum sakit, Utha mengambil pekerjaan menyanyi tanpa henti mulai dari Ambon, Surabaya, Yogyakarta, Solo, dan akhirnya di Tanjung Pinang puncak kelelahan Utha yang akhirnya jatuh sakit dan langsung dirawat di Rumah Sakit Pekanbaru, Riau.

“Dia nyanyi sudah capek, tidak ada kru yang memainkan alat musik. Bang Utha main musik sendiri, dia capek main musik sendiri. Itu capek yang memebuat Om Utha drop, dan akhirnya sakit,” papar Debbie.

Sumber :

Album Solo Pongky Tak Berasa Jikustik atau TDC

JAKARTA- Pongky akan meluncurkan debut album solo dengan sentuhan yang berbeda dengan Jikustik dan The Dance Company (TDC).

Ia mengaku, dirinya sangat menggilai musik Richard Mark dan Bryan Adams. Inspirasi dari kedua musisi tersebut, membuat suami Sophie Navita, ini, mengemas lagu-lagu yang berjumlah 8 lagu yang mengisi album solonya berwajah country.

“Kalau sudah bicara Richard Mark dan Bryan Adams gue memang menggilai mereka banget, mereka kan punya lagu-lagu country dan gue suka banget. Album solo ini semuanya ada musik country-nya,” terang Pongky ditemui saat launching album milik istrinya, Sophie Navita, di Menteng, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Secara musikalitas, tentunya Pongky tak jauh dari warna Jikustik maupun The Dance Company. Namun ia mengungkapkan, untuk album solo ini, dirinya tak mau sama dengan band yang disebutkan tadi.

“Seharusnya memang bukan musik Jikustik maupun The Dance Company, makanya saya ambil benang merahnya musik country,” ujarnya

Sumber :

Selasa, 09 Agustus 2011

Kotak akan Gelar Konser di Hongkong

Meski dalam bulan Ramadhan ini  Kotak tidak  mengeluarkan album ataupun single religi, band penyabet penghargaan AMI Award ini  tetap mendapat kesempatan manggung  di Hongkong.

Dengan tiga personel, Tantri  (vokal), Chua (bas), dan Cella (gitar), Kotak akan berangkat pada 12 Agustus 2011 ke Hongkong dan selama lima hari akan menghibur para warga negara Indonesia di sana.

"Rezeki Kotak alhamdulilah masih ada di bulan puasa, walaupun tidak mengeluarkan lagu religi. Rezeki kan enggak mungkin ditolak, diterima saja. Jadi, jangan karena  enggak ngeluarin single religi, kita enggak manggung," ujar Tantri  di Jakarta.

Untuk penampilan pertama mereka itu di Hongkong, Kotak mengaku sudah menyiapkan konsep sajian mereka tersebut, yang masih mereka rahasiakan, kesiapan para personel, dan--yang tidak kalah penting--kondisi fisik para personel.

"Itu belum pernah kami coba. Tapi, insya Allah kalau misalnya sudah niat, jalankan saja. Karena, kalau misalnya ada kegiatan juga, jadinya kan enggak terasa, tiba-tiba sudah malam saja dan sudah magrib," lanjut Tantri, yang ternyata juga menyiapkan perbekalan makanannya, lantaran takut hidangan di sana tidak sesuai dengan selera lidahnya.

Sumber :

Perpisahan dengan Label, The Changcuters akan Gelar Konser Tunggal

Perpisahan dengan Label, The Changcuters akan Gelar  Konser Tunggal
Mengakhiri masa kontrak dengan label Sony, grup band The Changcuters  berencana menggelar konser tunggal.
"Album 'Tugas Akhir' milik The Changcuters merupakan album perpisahan dengan label Sony Music Indonesia karena kontrak mereka sudah selesai",  ujar personel The Changcuters, Dipa,  di  Jakarta Pusat, Senin (8/8/2011).
Setelah kontrak dengan Sony usai, mereka belum tahu akan ke label mana lagi atau tetap bertahan di Sony. Namun yang terpenting bagi mereka adalah menyelesaikan semua kontrak yang sedang berjalan.

"Kita ada satu proyek yang masih direncanakan. Istilahnya buat menutup rangkaian album ini, kita mau bikin konser tunggal akhir tahun. Sudah ada omongan. Paling baru 10 persen. Ini masih mentah banget," papar Dipa.
The Changcuters mengaku sebelumnya pernah membuat konser tunggal pada 2006 di Bandung, saat masih menjadi band indie dan lumayan mendapat banyak penonton.

"Kita berlima punya ide ini. Ini memang rangkaian. Dulu waktu zaman masih indie, kita suka bikin konser tunggal. Tanpa sponsor, tapi pakai donatur. Lebih dari 15 ribu penonton hadir saat itu, di pelataran mal di sana," ujar bassist The Changcuters ini.

Meskipun ini menjadi sebuah album perpisahan dengan Sony Music, mereka membantah jika The Changcuters dianggap bubar.

“Enggaklah, kita enggak bubar. Kita lihat dua tahun ke depan, apa yang akan kita lakukan,” janjinya.

Sumber :

Minggu, 17 Juli 2011

The Best Of - Agnes is My Name : Bukan Totalitas Buru-Buru

AGNES MONICA makin menancapkan eksistensinya. Setelah sukses dengan single `Karena Ku Sanggup` yang kabarnya diangkat dari pengalaman pribadinya [yup, lagu ini ciptaan Agnes sendiri dibantu musikalitas Andi Rianto], kini cewek yang selalu tampil enerjik di atas panggung ini, kembali dengan ciptaan terbarunya berjudul `Paralyzed`. Single ini masuk dalam album The Best Of - Agnes is My Name

Cewek ini memang mulitalenta. Single barunya ini pun kental dengan ciri lagu-lagu sebelumnya yang mengeksplorasi karakter vokal dan kepiawaian memainkan nada-nada sulit. Satu hal yang selalu jadi acuan penyanyi ini adalah kualitas sound yang makn apik. Di single ini, Agnes tetap mempertahankan pilihan itu.

Bicara soal single yang sudah dijadikan ost sinetron `Pejantan Cantik` ini, kita bisa mendengar kemampuan Nez –begitu Agnes membahasakan dirinya dalam album-albumnya—yang makin matang menulis lirik. Kemudian liriknya banyak bicara soal `perlawanan` perempuan atas dominasi laki-laki. Lagu-lagu Agnez bicara soal ketegaran dan keberanian menolak makhluk bernama laki-laki.

Di lagu `Paralyzed` ini, Nez menggunakan lirik gado-gado, karena reffrainya diselipkan lirik-lirik berbahasa Inggris. Bukan gaya-gayaan tentunya, karena Agnez sendiri sudah menjajal menjadi host di acara musik bergengsi, American Music Award [AMA] tahun 2010 lalu.

Sumber :

Top 10 Band dan Musisi Paling Mahal di Indonesia

Membanjirnya grup band baru di industri musik Indonesia ternyata tidak membuat band-band ini harus membanting harga agar bisa mendapatkan job manggung. Kualitas band, lagu-lagu yang sudah tidak asing di telinga masyarakat serta popularitas band dan personelnya membuat 10 band Indonesia ini mendapat predikat termahal di jagad musik Indonesia. Setiap manggung, konser mereka tidak pernah sepi penonton dan tak heran jika harga penampilan mereka per show sangatlah tinggi. Inilah dia 10 band termahal Indonesia:

1. Slank - 500 juta/show

Slank menduduki peringkat pertama dengan 500 juta/show . Walaupun dibatalkannya sejumlah show mereka oleh petugas kepolisian setempat karena tidak ingin konser berakhir rusuh, ternyata tidak membuat harga penampilan panggung anak-anak potlot ini menurun. Buktinya Kaka, Bimbim, Ivanka, Ridho dan Abdee tetap stabil berdiri sebagai grup band dengan harga termahal. Tidak tanggung-tanggung, Slank mematok harga 500 juta rupiah per penampilan mereka. Harga yang memang sebanding dengan potensi bakal ramainya Slankers yang akan datang ke konser tersebut.

2. Dewa 19 - 500 juta/show

Walaupun digosipkan akan ditinggal sejumlah personelnya yang kini tengah sibuk dengan urusan band dan proyek mereka masing masing, harga Dewa 19 tidak juga menurun. Grup band asal Surabaya pimpinan Ahmad Dhani ini tetap menjadi band termahal dengan harga Rp.500 Juta per penampilan. Imbalannya? Siap-siap saja kedatangan ribuan bala dewa ke acara kamu.

3. Peterpan - 400 juta/show

Meski sang vokalis tengah bermasalah dengan hukum tak menurunkan popularitas band asal Bandung ini. Selama Ariel di penjara saja, banyak sekali panggilan manggung oleh event-event organizer atau penyelenggara acara di tiap kota. Sayangnya, beberapa konser tersebut harus dibatalkan karena Ariel yang tidak kunjung mendapat penangguhan penahanan.

4. Ungu - 350 juta/show

Ungu bisa dikatakan sebagai band yang paling laris diundang penyelenggara acara. Jadwal panggung mereka sangat padat dan tur ke kota-kota di Indonesia bisa dibilang tanpa jeda. Padahal harga setiap show mereka tidaklah murah, tapi membanjirnya UnguClickers, setiap Ungu manggung rasanya membuat harga Rp.350 juta tidak ada apa-apanya.

5. Iwan Fals - 300 juta/show

Bendera apa yang selalu ada dan berkibar di setiap acara musim selain bendera Slank? Jawabannya adalah bendera Orang Indonesia atau fans club resmi Iwan Fals. Di tengah membanjirnya grup band, penyanyi balada ini tetap menjadi idola para OI. Tak heran, harga Iwan Fals per panggungnya tidak murah, Rp.300 juta per satu kali panggung.

6. Nidji - 275-280 juta/show

Sukses yang diraih Nidji selama mengeluarkan 3 album membuat jadwal panggung mereka sangat padat. Pelantun ‘Hapus Aku’ ini bahkan tidak pernah merasakan libur karena jadwal panggung yang tiada henti. Harga mereka sekali manggung pun meroket, Rp.275 Juta sampai Rp.280 Juta.

7. Yovie dan Nuno - 250-275juta/show
 
Yovie Widianto membentuk Yovie dan Nuno sebagai pelampiasan idealisme bermusiknya. Namun ternyata popularitas Yovie and Nuno justru mampu melebihi popularitas grup band-nya yang lain, Kahitna. Factor lagu yang lebih ‘remaja’ dan sangat mudah diingat membuat semua kalangan menyukai lagu-lagu mereka.

8. GIGI - 200juta/show

Kalau ada grup band yang selalu stabil sejak awal mereka berdiri hingga kini mereka tidak muda lagi, nama GIGI bisa menjadi salah satunya. Saat band baru banyak bermunculan, band ini selalu eksis merilis album dan single andalan mereka. Jadwal show pun nyaris tidak pernah sepi. Selain itu, band ini juga dikenal sebagai band spesialisasi lagu religi. Hampir setiap Ramadhan, lagu milik GIGI tidak pernah absen. Harga Rp.200 juta per show rasanya pantas untuk mereka.

9. ST12 - 170-180juta/show

Meski musik melayu milik mereka dihujat banyak kalangan, ST12 tetap tak tergoyahkan. Lagu-lagu mereka justru semakin disukai semua kalangan dari anak-anak sampai orang dewasa. Charly dkk juga tidak pernah sepi dari jadwal panggung dan tur. Pelantun ‘Puspa’ ini bertengger di posisi 9 band termahal Indonesia dengan harga 170 – 180 juta rupiah per show-nya.

10. Kerispatih - 140-150juta/show

Di posisi terakhir 10 grup band termahal Indonesia ada nama Kerispatih di sana. Ditinggal sang vokalis, Samuel Simorangkir atau yang akrab dipanggil Sammy tidak lantas membuat band ini tidak laku lagi. bersama vokalis baru mereka Fandy, Kerispatih tetap dicintai para Mahapatih. Harga mereka juga tidak menurun dan stabil di Rp.140-150 juta per show-nya.


Sumber :

Minggu, 03 Juli 2011

Lady Rocker Indonesia yang Ingin Terus Hadir dan "Mengalir"

Melihat tracks recods karier musiknya, tak salah lagi kalau ITA Purnamasari termasuk salah satu ikon lady rocker berkualitas negeri kita, selain Nicky Astria dan Atiek CB. Atau lady rocker masa kini seperti Tere dan Kikan Cokelat. Dengan jenis vokal mezzo sopran yang tinggi melengking dan sanggup menaklukan nada sesulit apapun, ITA konsisten menekuni jenis musik yang selama ini membesarkan namanya.

Beberapa nama dengan setia mengantar eksistensinya. Tercatat Arthur Kaunang, dedengkot SAS grup yang membuat naik tangga popularitas dengan hits ‘Penari Ular’. Menyusul musisi legendaris Indonesia Jockie Soeryoprajogo yang menampilkan hits “Cakrawala Cinta’ dan ‘Selamat Tinggal Mimpi’. Dengan lirik yang diciptakan Sawung Jabo, hits ‘Selamat Tinggal Mimpi” malah menorehkan langkah Ita sebagai lady rocker yang tidak hanya gemilang membawakan balada rock.

Giliran berikutnya Younky Soewarno, musikus pop yang punya talenta pula memasuki wilayah rock. Younky mampu mampu menyorongkan big hits Ita Purnamasari sepanjang kariernya, yaitu ‘Cintaku Padamu’ yang ditulis Younky bersama sang istri Maryati. Sedangkan bersama Deddy Dhukun, Younky juga menorehkan hits ‘Sanggupkah Aku’ yang membawa Ita menyabet ‘Best Seller Pop Terbaik Wanita’ pada ajang BASF Awards 1990.

Ketika resmi menikah dengan musisi serba bisa, Dwiki Dharmawan tahun 1995, Ita juga melakukan kolaborasi dengan sang suami. Dua albumnya bahkan sempat direkam di mancanegara. ‘Semakin Sayang Semakin Cinta’ (1996, di Amerika Serikat). Juga ‘Cintamu’ (2002, di Australia). Beberapa hits lain yag memuncak termasuk ‘Bidadari Yang Terluka” yang waktu itu menjadi soundtrack sinetron dengan judul yang sama. Dan terakhir tahun 2002 dibawah bendera Sony Music Entertainment Indonesia, Ita merilis album ‘Cintamu’ yang didalamnya termasuk daur ulang hits yang ditulis sendiri oleh Ita, “Semakin Sayang, Semakin Cinta”.

Sekarang Ita Purnamasari hadir dengan menggaet teman duet, vokalis muda ; ZAKI (mantan vokalis band Kapten) untuk masuk dalam putaran industri musik Indonesia terkini! Lagu yang mereka nyanyikan dengan nuansa kekinian itu judulnya ‘Cuma Kamu”. Apa kesan Ita bersuet dengan musisi muda membawakan karya ‘Ayat’ Supriatna?

“Saya mengalir saja menyanyikan lagu tersebut, ” ujar Ita. kesulitannya justru ketika mencoba mematuhi vocal directornya, yaitu Ayat. Dan yang disebut tingkat kesulitan adalah - bagaimana menyanyi dengan gaya sangat sederhana. ” hhhmmm. gampang tapi nggak gampang…” tandas Ita. yang mengaku sudah siap berkeliling Radio di berbagai kota untuk mendukung lagu teraebut tersebut masuk jajaran hits Radio.

Kami juga sudah shooting video klips ‘Cuma Kamu’ akhir maret 2009 yang lalu. Semua persiapan sudah kami jalankan. Sutradaranya Zims Uki yang biasa menangani visual project Kantata Taqwa.

‘Cuma Kamu’ adalah lagu pemicu album the best Ita yang berjudul ‘Kembali, Yang Terbaik”. Sebanyak 15 lagu akan berderet mengisi album yang akan diedarkan PT GRAN (Gemilang Rezeky Anandatama) tersebut, sebuah distributor company yang sudah menaungi berbagai produk Target Pop Records. “kami juga tak mau ketinggalan, beberapa lagu di album ini akan kami buatkan RBT-nya” tandas Hasyim dari manajemen Ita Purnamasari.

Ita mengakui setiap kali mengadakan konser di berbagai kota di indonesia, penonton senantiasa menanyakan album barunya. “Inilah jawaban saya bagi musik indonesia masa kini. Saya ingin terus hadir dan mengalir….!” tekad ita purnamasari. Amiiiin…

Sumber :

Jurang Pemisah, Antara Prestasi dan Duplikasi

Perjalanan musik Indonesia tidak bisa dilepaskan dari nama musisi Yockie Soeryoprajogo. Sejumlah band besar pernah disinggahinya, sebut saja God Bless, Giant Step,  hingga Kantata Takwa. Gaya permainan keyboard-nya  membawa nuansa sendiri  bagi  sejumlah band yang pernah disambangi. Tidak sedikit  pula yang menyebut, Yockie sebagai arsitek musik Indonesia. Kemampuannya merajut gaya permainan musisi-musisi besar menjadi skill yang  patut dibanggakan  karena tidak dimiliki oleh kebanyakan musisi.

Rasa haus akan eksperimental musiknya membuat keasyikan sendiri dalam menapaki karir bermusiknya. Konon kabarnya, dengan sikap ini ada beberapa band yang disinggahi merasa tidak ”cocok” dengan Yockie.  Konsep musiknya   yang dibaur dalam keanekaragaman, misalkan  Pop, etnik-folk, Rock hingga gaya opera-nya menjadikan Yockie sebagai sosok yang selalu ”mencari”. ”Saya memang selalu dalam kegelisahan, seperti terus mencari dalam musik,” ujarnya dalam satu kesempatan konsernya di Hard Rock,  Jakarta lima tahun silam.

Tahun 1977 menjadi tahun bersejarah baginya, karena ditahun ini menjadi titik tolak karirnya bermusik yang kian melejit. Dimulai dengan digaetnya Yockie  menjadi personel band rock  tertua Indonesia God Bless, kemudian mencetak hit album pop legendaris ”Badai Pasti Berlalu” bersama Chrisye dan Eros Djarot. Pelopor dan music arranger dalam ajang Lomba Cipta Lagu Remaja. Ditahun yang sama pula dia melampiaskan ”kegelisahannya” dengan menggarap album solo bertajuk ”Jurang Pemisah”. Dialbum ini Yockie menggandeng Chrisye, James F Sundah, Ian Antono dan Teddy S.

Dalam album ini  peran musikal Yockie  tampak dominan. Gaya permainan Kibor, mulai dari yang simple hingga  yang eksploratif terdengar pada hampir semua lagu. Yockie sangat beruntung bisa mempersembahkan Chrisye sebagai Guest Star, pasalnya karakter dari lagu yang diciptakan Yockie memang pas dengan vokal Chrisye, misalkan dalam tembang ”Putri Malam”. Lagu dalam balutan gaya Pop namun bertempo slow, sukses dibawakan Chrisye. Dalam  tembang ”Dia”  karya Yockie dan Theodore, Chrisye juga membawakan dengan apik. Musik dibuat easy listening dengan paduan  melodi permainan gitar Ian Antono dan gaya permainan Yockie yang mirip dengan Jon Lord, keyboard dari band rock  Deep Purple.

Dialbum ini Yockie juga berusaha tampil sebagai vokalis yang membawakan karyanya sendiri, misalkan dalam  ”Gerutu- Menggerutu”, ”Dendam”, ”Harapan” dan ”Sirna”. Namun usaha maksimal Yockie  sepertinya kurang sukses, karena dalam beberapa lagu vokal Yockie terdengar tidak stabil dan  banyak vibrasi yang melenceng dari musiknya.

Gaya eksploratif Yockie yang mencoba ”mengawinkan” permainan  musik Rick Wakeman (Yes) dan Jon Lord (Deep Purple) dengan kombinasi musik daerah Indonesia seperti ”Gambang Suling”  sebagai intro album ini, juga cukilan tembang ”Ibu Pertiwi” dalam ”Jeritan Seberang” sepertinya kurang berhasil.  Yockie masih menyuguhkan kolaborasi itu dalam bentuk yang utuh, sehingga terkesan menduplikasi.

Namun yang patut dibanggakan, dalam album ini  Yockie berhasil mempersembahkan  ”misi”  dan ”kegelisahannya” dalam bermusik ke dalam sejumlah syair dan lirik yang kritis, puitis hingga romantis. Tidak hanya itu, proyek musikal dalam album ini menjadi bukti eksistensi Yockie dalam blantika musik Indonesia.  Dalam usianya yang relatif muda, Yockie lahir 14 September 1954, dan mampu melesat tahun 1977 (usianya 23 tahun), musisi ini menjadi bukti prestasi dan totalitas dalam usianya  yang tergolong muda.  Karir musik selanjutnya banyak terekam oleh kita, mulai dari God Bless, Chrisye,  Lomba Cipta Lagu Remaja, Penata Musik dalam banyak Film,  Kantata Takwa, Swami hingga Suket.

Sumber :

Slank Lewat "Jurus Tandur" Kampanyekan Anti Korupsi

Group musik Slank mendukung Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam memberantas kasus korupsi yang terjadi di Indonesia. "Kita tetap mendukung KPK dalam memberantas kasus korupsi yang tejadi d Indonesia sejak ditetapkan sebagi duta anti korupsi," kata Kaka, vokalis Slank, di Padang, Minggu.

Menurut Kaka, Slank terus menggugah kesadaran masyarakat untuk memerangi praktik korupsi yang terjadi di Indonesia. "Korupsi saat ini bukan lagi menjerat kalangan atas, tetapi juga mewabah di kalangan masyarakat," katanya.

Ditambahkan, Slank juga memberikan semangat kepada generasi muda untuk tetap anti-korupsi. "Semua ini dilakukan untuk menyelamatkan generasi bangsa ke depannya agar tidak terlibat korupsi," ujarnya.

Bagi Slank, musik adalah medium yang sangat pas untuk menyampaikan satu pesan, sehingga bisa dilakukan aplikasi secara nyata juga dari kita untuk kita.

Album "Jurus Tandur" yang diluncurkan tahun ini dinilai Kaka, mengangkat fenomena sosial yang saat ini berkembang di tengah masyarakat, salah satunya soal korupsi.

"Dalam album 'Jurus Tandur' ini ada 16 lagu, yang mengangkat fenomena sosial masyarakat, diman salah satunya soal korupsi," kata Kaka.

Menurut dia, Slank juga siap membangun posko pengaduan korupsi di berbagai daerah, untuk membantu menanggulangi masalah korupsi yang tidak berkesudahan itu.

Pembentukan posko, menurut dia, adalah hal yang tidak terlalu sulit, karena grup musik yang terkenal lewat tembang "Balikin" itu memiliki penggemar fanatik yang disebut Slankers.

"Jika dari pusat memerintahkan untuk membentuk posko-posko anti-korupsi, maka Slankers di daerah akan segera membentuk," kata Kaka.

Dia menyatakan, saat ini mental anti-korupsi dari para Slankers yang ada di Indonsia sudah terlihat mulai terbentuk. "Saat ini sudah ada empat kota di Indonesia yang para Slankers-nya selalu membayar tiket masuk, ketika menonton konser Slank. Padahal, sebelumnya mereka sulit sekali untuk melakukan itu," katanya menambahkan.

Sumber :

Utha Likumahuwa Stroke, Kondisi Sempat Kritis

 Cukup lama tidak terdengar kabarnya, penyanyi tenar era 80-an, Utha Likumahuwa kemarin mengalami stroke. “Dia mengalami stroke pada separuh badan sehingga  tidak bisa difungsikan” kata Cris Rumantir,  dokter spesialis penyakit saraf  RS Santa Maria, Selasa, (28/6/2011).

Berdasarkan hasil diagnosa MRI atau Magnetic Resonance Imaging, di dalam otak Utha telah terjadi penyumbatan pembuluh darah. "Akibat penyumbatan ini maka terjadi pembengkakan di otak sebelah kiri,” ujar Cris Rumantir.

Selain menderita stroke, musisi berdarah Ambon ini ternyata juga terkena serangan jantung dan kencing manis (diebetes).

“Jadi ada peningkatan gula darah pasien yakni 150 sampai 200. Saat ini pasien belum sadar penuh. Hanya sebagian saja yang bisa bergerak,” tambah Dr Julianto, spesialis penyakit dalam.

Dalam riwayat karirnya, penyanyi yang lincah atraksinya saat dipanggung ini memang dikenal tidak pernah merasa lelah. Dengan kondisi tersebut, ditambah akibat faktor umur, hinggapnya penyakit tidak bisa dielakkan. ” Faktornya mungkin pasien kelelahan sehingga kadar gula naik drastis dan denyut jantung tidak stabil,” imbuhnya.

Kondisi Utha saat ini masih kristis di ruang ICU RS Santa Maria, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, Riau. Penyanyi yang memiliki 11 album itu sudah dirawat sejak Minggu, 26 Juni 2011.

Sumber :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons